Pengalaman, Opini, dan Harapan

Tulisan Terbaru

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Translate

Pages

PENULIS

Foto Saya
Mantan guru di SD Muh. Condongcatur, Yogyakarta, sekarang asisten guru di Becker Elementary School, Iowa, Amerika.

Tulisan Pilihan

Mengapa Guru di Amerika Mengajarkan Beberapa Cara untuk Menyelesaikan Soal Matematika?

Siswa di Amerika diajari oleh guru dengan beberapa cara untuk menyelesaikan soal Matematika, tidak hanya cara yang dianggap guru paling ...

Popular Posts

Senin, 31 Desember 2018

Pembelajaran Menulis Esai Persuasif di SD Amerika


Pembelajaran menulis esai persuasif di kelas 4 merupakan pembelajaran menulis tulisan non fiksi. Pembelajaran ini diawali dengan kegiatan siswa membuat tulisan esai tentang sesuatu atau seseorang yang berarti dalam hidupnya (pengalaman pribadi) baru kemudian siswa dilanjutkan membuat esai persuasif tentang topik atau permasalahan disekitar siswa.

Menulis Esai tentang Pengalaman Pribadi
Tahapan pembelajaran menulis esai pengalaman pribadi adalah membuat tesis, mengidentifikasi alasan, mengemukakan bukti-bukti, membuat pendahuluan, membuat penutup dan menulis keseluruhan tulisan serta mengedit dan merivisi tulisan baik dari sisi konten maupun bahasa (penulisan kata yang benar dan tata bahasa).

Kamis, 27 Desember 2018

Berapa Lama Screen Time untuk Anak?


owlconnected.com
Sebagai orang tua maupun guru jaman sekarang tentu saja tidak bisa lepas dari permasalahan tentang screen time untuk anak/siswa. Banyak orang tua dan saya sendiri kadang kewalahan mengatur screen time untuk anak. Anak kadang melanggar kesepakatan tentang waktu sreen time, entah minta diperpanjang waktunya atau minta jatah lebih banyak dari kesepakatan.

Berikut hasil membaca beberapa artikel di internet dan pengalaman saya dalam membantu anak mengelola screen time.

Apa itu screen time?
Screen time adalah waktu ketika anak menggunakan alat elektronik yang mempunyai layar (screen) seperti televisi, komputer, laptop, smartphone, tablet dan semacamnya.

Sabtu, 22 Desember 2018

Cara Berinteraksi dengan Teman Guru, Staf dan Siswa yang Berbeda Generasi


Guru dan Staf Sekolah
Pada hari Jum'at tanggal 7 Desember lalu saya mengikuti kegiatan pengembangan profesional di distrik tempat saya bekerja. Materi yang disampaikan oleh pembicara adalah tentang bagaimana memahami karakteristik manusia berdasarkan generasinya agar bisa berinteraksi dengan baik di tempat kerja (sekolah) dengan guru, staf dan siswa. Di sekolah saya paling tidak ada guru dan staf dari 3 generasi yang berbeda, ada yang mendekati pensiun dan ada yang belum lama lulus SMA.

Berikut ini saya coba rangkum tentang pembagian generasi dan cara berinteraksi dengan guru, staf dan siswa di lingkungan sekolah yang berbeda generasi.  Rangkuman saya ambil dari materi pembicara dan beberapa artikel di internet. Sumber-sumber yang saya ambil berdasarkan konteks Amerika, tetapi akan saya coba sesuaikan dengan konteks Indonesia.

Pembagian Generasi
Pengertian generasi yang mudah dipahami adalah sebuah golongan/grup yang mempunyai kesamaan tahun lahir, umur, tempat dan kejadian penting dalam tahap perkembangan hidup mereka. Anggota generasi berbagi pengalaman yang mempengaruhi pemikiran, nilai-nilai, perilaku dan reaksi. Tentu saja setiap individu membawa atau mempunyai kepribadian, pengaruh dan latar belakang sesuai dengan ras, kelas sosial, jenis kelamin, wilayah, keluarga dan agama, tetapi secara umum manusia yang lahir pada periode waktu tertentu mempunyai kesamaan sifat-sifat.

Sabtu, 15 Desember 2018

Parent-Teacher Conferences, Penerimaan Rapot di Sekolah Amerika


Parent-teacher conferences (PTC) sebenarnya bukan penerimaan rapot, tetapi kegiatan antara siswa, orang tua dan guru untuk saling berkomunikasi tentang perkembangan siswa dalam pembelajaran dan masukan untuk rencana program pembelajaran ke depan. Laporan penilaian atau rapot sendiri akan dikirim ke orang tua berupa lembar print out atau file yang demail satu sampai dua minggu setelah PTC.

Tujuan PTC
PTC merupakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa, orang tua dan guru untuk:

  • Memberikan laporan kepada orang tua tentang perkembangan akademik siswa berdasarkan observasi kelas, data tes, portofolio dan tugas-tugas.
  • Masukan dari orang tua tentang kekuatan, kebutuhan, perilaku dan gaya belajar siswa.
  • Mendiskusikan cara membantu siswa untuk mendukung pembelajaran.
  • Mendiskusikan hal-hal yang menghambat atau berpengaruh terhadap perkembangan dan pembelajaran siswa.

Sabtu, 08 Desember 2018

Cara Guru Amerika Memotivasi Siswa untuk Berperilaku Baik


Setiap guru ingin siswanya berperilaku baik di kelas dan lingkungan sekolah. Guru dan sekolah melakukan berbagai cara untuk memotivasi dan menjaga agar siswa berperilaku baik khususnya di sekolah. Berikut ini adalah beberapa cara yang dilakukan guru dan staf di sekolah saya.

Kartu Paws
Becker Paws Card
Guru dan atau asisten guru akan memberikan kartu ini kepada siswa yang berperilaku baik khususnya saat makan siang dan istirahat. Berperilaku baik yang dimaksud adalah siswa mengikuti tata tertib (expectation) di ruang makan dan area bermain.
Tata tertib di ruang makan: masuk dan keluar ruang makan dengan tenang, berjalan di ruang makan untuk mengambil makanan dengan tenang, sopan kepada orang lain dan mengambil makanan yang dibutuhkan, makan dulu sebelum berbicara dengan teman, membersihkan meja dan kursi setelah selesai makan.

Minggu, 02 Desember 2018

Penilaian Siswa di Sekolah Dasar Amerika


archsa.org
Tulisan ini berdasarkan pengamatan, pengalaman saya dan bacaan dari website departemen pendidikan negara bagian Iowa. Hasil penilaian siswa khususnya di SD negara bagian Iowa digunakan oleh semua pemangku kepentingan (stakeholders) untuk membuat program, pengelolaan staf, pengembangan profesional, pengembangan pembelajaran, pengelolaan keuangan dan pembuatan keputusan.

Ada dua jenis penilaian siswa, yaitu penilaian formatif (formative assessment) dan penilaian sumatif (sumative assessment). Penilaian sumatif dilaksanakan oleh distrik (district-wide), pemerintah negara bagian (state-wide) dan pemerintah pusat (federal). Penilaian ini digunakan untuk akreditasi distrik dan laporan ke pemerintah pusat (federal reporting). Sedangkan penilaian formatif dilaksanakan oleh guru dan sekolah serta distrik selama pembelajaran yang digunakan untuk mengetahui proses pembelajaran dan umpan balik (feedback) dalam rangka mencapai tujuan-tujuan pembelajaran.

Jumat, 16 November 2018

Pengembangan Profesional Guru di Amerika


hallr.com
Pengembangan profesional (professional development/PD) untuk guru dan staff sekolah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di sekolah Amerika baik oleh district maupun sekolah. Berikut ini secara singkat penjelasannya berdasarkan pengalaman saya.

Kapan pengembangan profesional guru dilakukan?
Setiap district mempunyai cara dan waktu PD yang berbeda-beda. Sebagai contoh di sekolah saya PD dilaksanakan setiap hari Rabu pukul 8.00-8.30 pagi dan setiap bulan pada hari Jumat pertama. Jika hari Jumat merupakan hari libur, maka diganti hari Seninnya. Saat pelaksanaan PD bulanan siswa diliburkan. Contoh lainnya di sekolah anak saya, PD dilakukan setiap minggu pada hari Rabu siang. Setiap hari rabu siswa pulang awal pukul 12.00 karena untuk PD guru dan staff sekolah.

Sabtu, 10 November 2018

Pemilu di Amerika Serikat


Tanggal 6 Nopember 2018 yang lalu telah dilaksanakan pemilu serentak di seluruh negara bagian di Amerika. Pemilu kali ini disebut pemilu antara atau sela (midterm election) karena di tengah antara pemilu presiden sebelumnya (2016) dan yang akan datang (2020), khususnya untuk pemilu kongres (midterm congressional election). Sedangkan untuk pemilu negara bagian (state) dan lokal (county dan city) dilaksanakan setiap tahun. County merupakan wilayah yang meliputi beberapa city, mungkin setingkat kabupaten di Indonesia. Sedangkan city merupakan wilayah terkecil yang setara dengan kecamatan di Indonesia. Tidak ada lagi unsur pemerintahan di bawah pemerintah city. Sebagian besar urusan dasar penduduk di bawah layanan pemerintah city.

Saya berkesempatan melihat salah satu proses pemilu di sebuah vote/polling place, semacam tempat pemungutan suara (TPS) di kota Cedar Falls, Iowa. Sebelum menjemput anak saya yang kecil dari sekolah pre school-nya, saya mencoba melihat-lihat proses pemungutan suara. TPS yang saya kunjungi berada di sebuah gereja. Penunjuk TPS terlihat dipasang di tempat parkir.

Minggu, 28 Oktober 2018

Pembelajaran Menulis Cerita Fiksi Nyata di SD Amerika


Pembelajaran menulis cerita fiksi nyata (realistic fiction) di kelas 4 merupakan kegiatan pertama mata pelajaran menulis. Kegiatan ini berlangsung dengan banyak tahapan dan memerlukan waktu yang lama, sekitar satu bulan. Setiap hari siswa membuat progres dalam proses penulisan ini.

Pembelajaran ini meliputi tahapan-tahapan kegiatan sebagai berikut: menulis momen kecil yang dialami siswa, diskusi tentang cerita fiksi nyata, membuat rencana cerita, membuat alur cerita, menulis cerita, mengecek kesesuaian antara cerita dengan sifat tokoh dan alur cerita, menambahkan detail cerita, mengecek tata bahasa, membaca tulisan teman dan memberikan pendapat, merevisi tulisan, menulis ulang dan mempublikasikan cerita.

Menulis Momen Kecil
Dalam kegiatan ini siswa menuliskan satu kejadian kecil yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika mengunjungi rumah kakek nenek atau bermain dengan hewan peliharaan. Siswa menulis dalam satu atau beberapa paragraf sesuai dengan kejadian yang dialaminya.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Pembelajaran Sains di SD Amerika


Seperti yang sudah saya tulis di tulisan-tulisan sebelumnya bahwa Sains dan Social Studies (Ilmu Pengetahuan Sosial) merupakan mata pelajaran konten yang mendapatkan porsi waktu lebih sedikit dibandingkan dengan mata pelajaran pokok (Matematika, Membaca, dan Menulis). Tetapi lebih banyak jika dibandingkan dengan mata pelajaran spesial (olah raga, musik, media/komputer, dan art). Dalam sehari ada satu jam pelajaran konten dan satu pelajaran spesial. Sedangkan pelajaran pokok ada setiap hari dengan porsi masing-masing dua jam pelajaran.

Karena hanya ada satu mata pelajaran konten setiap harinya, biasanya guru membagi jadwal antara sains dan ilmu pengetahuan sosial setiap dua minggu. Dua minggu pertama untuk pembelajaran sains dan dua minggu berikutnya untuk pelajaran IPS.

Pembelajaran sains dilakukan lebih pada kegiatan pembelajaran praktik melakukan sesuatu kegiatan atau percobaan dan diskusi. Pembelajaran juga diintegrasikan dengan pendidikan karakter khususnya The 7 Habits. Siswa tidak mempunyai buku catatan sains maupun IPS, biasanya siswa diberi buku workbook, semacam buku lembar kerja. Workbook bisa dari penerbit, kerjasama dengan universitas, instansi lain yang berhubungan dengan sains ataupun buatan guru sesuai dengan kebijakan district.

Satu sisi uang koin

Sisi lain uang koin
Sebagai contoh untuk kegiatan atau praktik di kelas 4 adalah membandingkan dua mata uang koin 1 cent (penny) yang berbeda tahun keluaran, mengidentifikasi sumber-sumber energi di sekitar, membandingkan antara bentuk dan fungsi bagian-bagian tubuh tumbuhan dan hewan, serta praktik menanam beberapa biji dan mengamati pertumbuhannya.
Kegiatan membandingkan dua mata uang koin pennies bertujuan untuk melatih siswa cara melakukan pengamatan terhadap obyek sains dan mempersiapkan siswa untuk kegiatan pembelajaran sains selanjutnya yang akan banyak berkaitan dengan pengamatan, mengumpulkan data, menginterpretasikan data dan menyampaikan pendapat/diskusi. Kegiatan ini diawali dengan guru memberikan siswa masing-masing dua pennies, kemudian siswa diminta mengamati keduanya. Selanjutnya siswa mencatat di buku workbook tentang hal-hal yang hanya ada pada mata uang pertama dan kedua serta pada kedua mata uang. Workbook dibuat dan disediakan oleh district bekerjasama dengan University of Northern Iowa (UNI). Proses pembelajaran selanjutnya adalah diskusi pada kelompok kecil untuk saling bertukar pendapat hasil pengamatan dan dilanjutkan diskusi kelas membahas tentang hasil diskusi kecil. Guru membantu diskusi kelas sampai mendapatkan kesimpulan serta penekanan tentang bagaimana pengamatan obyek sains yang baik, pengumpulan data sampai membuat kesimpulan. Tidak lupa guru mengingatkan untuk mengembalikan koin uang pada tempatnya sambil menyinggung tentang The 7 Habits. Pembelajaran tidak hanya dilakukan dalam satu atau dua pertemuan saja tetapi beberapa pertemuan.

Pembelajaran tentang sumber-sumber energi di sekitar mengunakan booklet yang disediakan instansi lain (saya lupa namanya). Dalam booklet sudah terdapat informasi tentang sumber-sumber energi serta kegiatan pembelajaran. Kegiatan banyak diskusi karena materi merupakan hal-hal yang ada dan digunakan setiap hari. Sumber-sumber energi fokus yang dihasilkan dan atau digunakan di state Iowa, misalnya sumber energi yang berupa makanan berupa jagung, kedelai, sapi, ayam, dan babi. Contoh lainnya sumber energi fosil dan angin. Di Iowa banyak kincir angin untuk menghasilkan listrik. Pembelajaran sains juga diintegrasikan dengan pembelajaran menulis membuat ringkasan bacaan non fiksi. Siswa membuat ringkasan dari bacaan tentang sumber-sumber energi di sekitar. Silakan baca bagaimana cara membuat ringkasan bacaan non fiksi di sini.

Hubungan antara bentuk dan fungsi bagian-bagian hewan dan tumbuhan dilakukan dengan pembelajaran dengan banyak pengamatan gambar dan video struktur bagian tumbuhan dan hewan kemudian diskusi dengan panduan workbook dari district dan UNI. Untuk guru ada buku panduan pembelajarannya. Dalam workbook ada lembar kerja berupa sedikit materi pengantar, gambar perbandingan struktur bagian-bagian tumbuhan-tumbuhan dan hewan-hewan tertentu, tabel atau bagan untuk menulis hasil pengamatan/data dan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang menantang atau membuat siswa berpikir atau mencari informasi yang lebih lengkap/dalam.

Gambar otak dan fungsinya

Gambar indera kelelawar
Kegiatan menanam biji dilakukan saat musim semi. Siswa diberi 4-5 biji kemudian ditanam di bekas minuman mineral dengan media tanah. Biji diletakkan dekat jendela yang mendapat cahaya matahari cukup. Guru juga menanam biji dan meletakkannya di pojok kelas yang sedikit mendapat cahaya. Perlu diketahui bahwa kelas-kelas di Amerika gelap jika tidak ada cahaya lampu. Cahaya matahari dari jendela tidak cukup untuk menerangi kelas. Masing-masing siswa bertanggung jawab untuk memberi air setiap 2 hari sekali dan mengamati pertumbuhan setiap minggu. Siswa mengukur tinggi kecambah masing-masing. Guru bertanggung terhadap kecambah yang sedikit cahaya baik menyirami maupun mengukur tinggi kecambah. Siswa mencatat data di workbook. Ada juga biji yang tidak tumbuh. Setelah sekitar 1,5 bulan kemudian diadakan diskusi kelas tentang pertumbuhan kecambah, baik yang mendapat cukup cahaya maupun kurang cahaya. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan kecambah. Mengapa ada biji yang tidak tumbuh? Mengapa berbeda-beda ketinggian kecambah? Apa yang terjadi jika ada siswa yang lupa menyirami beberapa hari?